Film Netflix Masih Berpotensi Masuk ke Oscar Tahun Depan

Deskripsi singkat: Film-film Netflix akhirnya masih bisa masuk ke Oscar lagi tahun depan setelah para petinggi AMPAS melakukan pertemuan.

Film Netflix Masih Berpotensi Masuk ke Oscar Tahun Depan

Saat ini Netflix bisa santai-santai lagi karena hasil pertemuan petinggi dan juga para pengurus Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS) sebagai penyelenggara Oscar memastikan bahwa mereka belum ingin mengubah peraturan yang ada.

Netflix Bisa Masuk Oscar Tahun 2020

Hasil tersebut akhirnya memungkinkan film-film yang dihasilkan oleh Netflix dan juga layanan streaming lainnya masih dapat berlaga di ajang penghargaan perfilman bergengsi di dunia itu. Walaupun, dilansir dari CNN Indonesia, Netflix bakal merasakan perlakuan lebih keras hanya demi Oscar ini.

Pertemuan badan gubernur AMPAS yang diselenggarakan pada hari Selasa (23/4) ini memutuskan status quo yang artinya film bandar togel resmi dengan durasi Panjang mana saja dapat dipertimbangkan masuk ke Academy Awards selama masih mengikuti peraturan yang ada.

Menurut peraturan yang terakhir, the Academy Awards ke-91, film yang mana dianggap memenuhi syarat untuk bisa diseleksi, di antaranya adalah yang memiliki durasi paling singkat 40 menit; ditayangkan secara terbuka untuk public dalam format 70mm atau 35mm; ditayangkan secara berbayar pada wilayah Los Angeles untuk film-film komersial’ ditayangkan di layar paling tidak selama 7 hari (minimal 3 waktu per harinya) dengan minimal satu penayangan di waktu 6-10 malam.

Pertemuan dan juga peraturan itu menegaskan bahwasanya film yang juga tayang di platform alternative seperti misalnya streaming atau setelah hari pertama penayangan memenuhi syarat untuk diseleksi di ajang ini. “Kami mendukung pengalaman teatrikal sebagai bagian dari integral dari seni perfilman. Dan ini isu penting dalam diskusi kami,” kata presiden AMPAS, John Bailey di dalam pernyataannya.

“Peraturan kami mensyaratkan penayangan teatrikal dan juga mengikuti seleski dewan film untuk bisa masuk ke dalam pertimbangan Oscar,” imbuhnya lagi.

“Dewan akan mempelajari lebih lanjut lagi perubahan mendalam yang terjadi di dalam industry kami,” ungkap Bailey.

Hasil pertemuan ini pasalnya membuat Netflix lega sejak akhir Academy Awards 91 atau Oscar 2019, layanan streaming itu dipandang sinis karena film yang diproduksinya, Roma, berhasil menyabet banyak sekali kemenangan di dalamnya.

Salah satunya datang dari sineas kawakan yang juga selaku petinggi di AMPAS, Steven Spielberg yang mana mendukung adanya perubahan di dalam peraturan mereka sehingga film yang diproduksi layanan streaming begitu sulit untuk masuk dan bisa memenangkan Oscar.

Sebelumnya Spielberg memang menunjukkan ketidaksetujuan dirinya akan penerimaan film-film Netflix pada ajang perfilman Oscar. Menurut dirinya, film-film yang mana tayang di layanan streaming seperti Netflix ini masuk ke ajang Emmy. “Sekali anda berkomitmen di format TV, anda adalah film TV. Tentu saja, apabila pertunjukan yang bagus, pantas untuk mendapatkan Emmy, namun bukan Oscar,” katanya lagi saat diwawancara.

Rencana untuk memblokade Netflix dan juga layanan-layanan streaming lainnya ini pun akhirnya mendapatkan serangan balik dari beberapa perusahaan besar itu. “Kami cinta film. Ini adalah beberapa hal yang kami cintai juga. Akses untuk orang-orang yang tak selalu sanggup untuk membayar, atau pun tinggal di kota yang tanpa bioskop,” ungkap Netflix mengawali, sekitar beberapa bulan yang lalu.

Netflix pun menambahkan bahwa mereka juga cinta membiarkan semua orang di mana saja, kapan saja bisa menikmati rilis film di waktu yang sama. Tidak ketinggalan juga mereka suka memberi sineas kesempatan lebih untuk bisa membagikan karya mereka, dalam hal ini film, atau yang disebut oleh Netflix sebagai “seni.”

Deretan film Indonesia yang tayang di bulan Juni 2018

Bagi Anda para fans film nasional, kebangkitan film Indonesia yang semakin meriah pada beberapa tahun terakhir ini membuat layar bioskop menawarkan beragam pilihan film nasional yang bisa Anda tonton sesuai selera. Setiap bulan selalu ada saja film tanah air yang dirilis dan berdampingan dengan film-film Hollywood di layar lebar seluruh Indonesia. Bagi Anda yang bersiap untuk mengisi waktu libur lebaran Anda dengan menonton bioskop, inilah daftar film Indonesia yang siap ditayangkan di bulan Juni.

 

Daftar film nasional yang tayang di bulan Juni 2018

Beberapa judul film nasional ini sangat sayang bila dilewatkan untuk ditonton di bulan Juni 2018.

 

3 Dara 2: Bapak Rumah Tangga

Film besutan sutradara Monty Tiwa ini siap disaksikan pada 14 Juni 2018 dengan para pemeran yang masih sama dengan film perdananya. Tanta Ginting, Tora Sudiro, dan Adipati Dolken sebagai para pemeran pria siap menghibur Anda dengan plot cerita yang mengangkat isu kesetaraan gender. Ketiga pria tersebut tengah menjalin hubungan yang serius dengan pasangannya masing-masing dan ketiganya masih memegang erat prinsip bahwa pekerjaan rumah itu identik sebagai pekerjaan untuk para perempuan.

 

Ketiganya lalu kena batunya dan sebuah peristiwa mengharuskan mereka untuk tinggal di rumah Eyang Putri. Pemeran tokoh judi poker tersebut adalah aktris watak Cut Mini yang terkenal dapat memainkan peran apa saja. Jangan lewatkan menonton film ini bila penasaran bagaimana para lelaki ini  mengatasi kutukan yang bisa mengubah cara pandang mereka.

 

Jailangkung

Film horror tak ketinggalan turut unjuk gigi di bulan Juni ini dengan sekuel film Jailangkung yang siap ditonton pada 15 Juni 2018. Film besutan dua sutradara senior, Rizal Mantovani dan Jose Poernomo ini akan membawa Anda menikmati pengalaman seru menonton film menyeramkan. Deretan artis yang turut berpartisipasi dalam film ini adalah Lukman Sardi, Hannah Al Rashid, Gabriella Quinly, Jefri Nichol, dan Amanda Rawles. Cerita masih berkutat tentang keluarga Bella yang diteror oleh hantu Jailangkung hingga Bella, sahabatnya, Rama, serta keluarganya berupaya memecahkan misteri boneka hantu tersebut. Hal-hal mistis terus-menerus terjadi merintangi upaya mereka tersebut.

 

Kuntilanak (15 Juni 2018)

Pada tanggal yang sama, 15 Juni 2018, tak hanya Jailangkung yang memeriahkan layar bioskop film Indonesia tapi juga film Kuntilanak. Bukan sekuel, film Kuntilanak ini adalah remake dari film yang pernah dirilis lebih dari 10 tahun yang lalu. Bila dahulu film ini dibintangi oleh Julie Estelle, pada versi remake-nya ini ada sederet artis muda berbakat yang turut berpartisipasi, yaitu Fero Walandouw, Aurelie Moeremans, Adlu Fahrezy, Sandrinna Michelle Skornicky, dan Andryan Sulaiman.

 

Masih digarap oleh Rizal Mantovani seperti film terdahulunya, Kuntilanak versi milenial ini menyuguhkan plot cerita yang lebih menyeramkan. Film ini mengisahkan sekelompok remaja yang berniat memenangkan kontes reality show dengan mendatangi sebuah rumah kosong. Rumah itu konon merupakan tempat tinggal hantu wanita Kuntilanak yang mempunyai kebiasaan menculik anak-anak.

 

Target

Di tanggal 15 Juni selain dua film horror yang dirilis ada pula film komedi besutan Raditya Dika. Yang unik di film ini seluruh pemerannya menggunakan nama asli mereka. Selain Radit, artis film yang turut serta dalam film ini adalah Samuel Rizal, Laura Kiehls, Willy Dozan, serta beberapa Youtuber dan komika sebagaimana kekhasan film-film garapan Raditya Dika. Plot cerita film ini mengisahkan tentang 9 orang actor yang terkunci dalam sebuah gedung tak berpenghuni. Mereka semua menyangka bahwa gedung tersebut adalah lokasi pengambilan gambar film Target.